Atlet Catur Asal Kaltim Berlaga di Asian Youth Chess Championship

Divisi.id – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menyampaikan kegembiraannya karena empat atlet catur asal Benua Etam turut berpartisipasi dalam Asian Youth Chess Championship (AYCC) 2022, turnamen catur internasional yang diadakan di Grand Inna Kuta, Bali, dari 13-22 Oktober 2022.

Turnamen ini diikuti oleh 20 negara dan merupakan ajang tahunan yang terbuka untuk pemain catur di Asia dan Oseania yang berusia di bawah 20 tahun.

Akhmed Reza Fachlevi, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur, mengungkapkan bahwa dari 400 peserta yang berpartisipasi, 4 atlet berasal dari Percasi Kaltim.

Atlet-atlet tersebut adalah Raden Syaifuddin (18) dari Samarinda, Nashih Bayanaka (14) dari Kutai Timur, Bagas Velentino (12) dari Balikpapan, dan Sargio Canavaro (14) dari Kutai Kartanegara.

Ketua Komisi IV berharap agar para atlet asal Kaltim dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Indonesia dalam turnamen tersebut. Ia menekankan pentingnya mendukung dan mendoakan para atlet agar dapat mengambil pengalaman berharga dari pertandingan besar ini.

“Atlet Kaltim harus berani mengambil pengalaman untuk mengikuti pertandingan besar. Mohon dukungannya dan doa agar Atlet bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di agenda tahunan ini,” ujarnya.

Reza juga menegaskan komitmennya untuk mendukung dan mengasah bakat atlet catur muda di Indonesia, termasuk di Kaltim. Dia berharap agar atlet-atlet muda tersebut dapat berkembang menjadi pemain catur yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat internasional.

“Kita akan mengasah bibit-bibit atlet muda catur Indonesia, termasuk atlet Kaltim dalam pertandingan di kelompoknya masing-masing,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Reza berpesan agar para atlet Indonesia memberikan yang terbaik dan menunjukkan kemampuannya saat bertanding melawan pesaing dari berbagai negara.

“Manfaat kesempatan yang luar biasa ini, mohon doa dari rakyat Indonesia agar menjadi yang terbaik di mata negara lain,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *