Upaya Pencegahan Stunting, Dinkes PPU Bagikan Tablet Penambah Darah Bagi Remaja Putri dan Calon Pengantin

Divisi.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan upaya pencegahan stunting sejak dini dengan menerjunkan petugas kesehatan ke sekolah-sekolah di wilayah Benuo Taka.

Para petugas kesehatan memberikan tablet penambah darah kepada remaja putri yang bersekolah di tingkat SMA, SMK, dan sederajat.

Pemberian tablet penambah darah tersebut memiliki tujuan utama untuk mengurangi potensi terjadinya anemia pada remaja putri.

Kepala Dinkes PPU, dr. Jansje Grace Makisurat, menjelaskan bahwa wanita mengalami kehilangan darah yang signifikan setiap bulannya akibat menstruasi. Berkurangnya volume darah dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia.

“Jika, sejak remaja sudah menderita anemia, maka memiliki risiko yang tinggi untuk mengalami anemia ketika masa kehamilan. Sementara masa kehamilan membutuhkan peningkatan volume darah untuk membentuk plasenta, janin dan cadangan zat besi dalam asi,” ujar dr. Jansje, Minggu (29/10/2023). 

Ia mengutarakan bahwa petugas kesehatan secara rutin mengunjungi sekolah-sekolah setiap pekan untuk memberikan tablet penambah darah kepada remaja putri.

Kemudian, ia menyatakan Dinkes juga fokus pada calon pengantin dengan memberikan tablet penambah darah dan memberikan penyuluhan tentang pencegahan stunting.

“Edukasi tentang asupan gizi yang cukup sangat penting diketahui oleh calon pengantin agar kondisi kandungannya nanti tetap sehat. Sehingga bayi dapat lahir normal dan sehat,” tuturnya.

Dinkes mencatat bahwa kasus anak stunting di PPU mencapai 1.034 orang, yang tersebar di berbagai kecamatan, seperti Kecamatan Penajam sebanyak 345 orang, Kecamatan Sepaku 354 orang, Kecamatan Babulu 311 orang, dan Kecamatan Waru 24 orang.

“Sampai saat ini, kami masih terus melakukan pendataan anak stunting. Karena, tidak menutup kemungkinan masih ada anak stunting belum dilaporkan oleh orang tuanya ke puskesmas atau posyandu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *