Gelar Sosbang ke-1, Sapto harap warga Samarinda tetap cinta dan jaga keutuhan NKRI

Advertorial, Berita719 Dilihat

Divisi.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui program Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) terus mensiarkan pentingnya penguatan dan pemahaman yang mendalam terkait cinta terhadap NKRI dan Ideologi Bangsa.

Hal itu terlihat saat salah satu anggota DPRD Kaltim Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Samarinda, Ir. Sapto Setyo Pramono, ST.,MT.,IPM melaksanakan Sosbang ke-1 tahun 2024 yang berlangsung di Jl Pelita Kota, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda pada Senin, 29 Januari 2024 pukul 14.00 Wita sampai selesai.

Guna mensukseskan gelaran tersebut, Sapto menghadirkan dua narasumber yang salah satunya menjabat sebagai ketua Banser Kaltim yakni H.Murjani SHI.MH dan Dirham S.Sos selaku Pengurus Ansor kota samarinda. Kegiatan itu pun di ikuti oleh warga setempat hingga berjalan dengan lancar.

Saat menyampaikan sambutannya, Sapto mengatakan bahwa kegiatan Sosbang ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali rasa pemahaman masyarakat terhadap tujuan kita berbangsa dan bernegara.

Terutama, menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 45, Bhinneka tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita sebagai warga negara Indonesia, Empat pilar kebangsaan ini harus kita jaga dan kita rawat dengan sepenuh hati. Tidak boleh kita hilangkan dalam memahami empat pilar kebangsaan kita,” ucap Sapto.

“karena sekarang itu bagaimana orang berlomba lomba menimbulkan kekacauan di negara kita. Jangan juga nanti Kalimantan Timur. Apalagi dengan adanya IKN ini mudah terpecah belah, apalagi dengan acara mau Pilpres dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Selain itu, Dirinya juga menyebut bahwa hadirnya IKN banyak yang melakukan penolakan. tapi itu adalah bagian daripada pesan pesan dari negara asing yang tidak mau NKRI ini.

“satu persatu kemudian maju, sehingga IKN mudah banget di sulut bagaimana NKRI, bagaimana kebangsaan, bagaimana multikultur yang ada di Kaltim. ya itu sangat kompleks dan paling komplit yang ada di Kaltim. artinya apa? Ini sangat mudah tersulut, ada banyak oknum ataupun kehidupan seseorang itu hidup dengan Bukan dari kedamaian, tapi hidup dengan kekacauan,” imbuhnya.

“Nah inilah kita harus sering berikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat terutama generasi muda agar mereka selalu senantiasa dengan lingkungan dan sebagainya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar itu mengatakan bahwa perjuangan kemerdekaan bangsa ini tidak terlepas dari peran seluruh elemen masyarakat. Baik berbagai budaya, suku, ras dan agama.

“Bangsa ini dibangun tidak hanya segelintir orang saja, tetapi seluruh elemen masyarakat berjuang dan membangun negeri ini, maka dari itu perlu kita rawat keberagaman yang hadir di tengah-tengah kita,” pinta Sapto.

Terakhir, Ia berharap agar masyarakat kaltim khususnya kota samarinda agar dapat menjaga nilai-nilai kebangsaan dan persatuan Indonesia dan menjadi pelopor terdepan dalam mencintai bangsa dan negara.

“Kita hidup berdampingan berbeda suku, berbeda agama. Pancasila dan pilar-pilar bangsa lainnya hadir untuk mempersatukan kita semua,” pungkasnya.

 

Wartawan: Sukirman

Editor: Intan Komalasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *