Inspektorat Kaltim Periksa Pengelolaan Royal Suite Hotel Balikpapan Akibat Kewajiban Belum Terpenuhi

Daerah97 Dilihat

Divisi.id – Inspektorat Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) berencana untuk melakukan pemeriksaan terhadap manajemen Royal Suite Hotel Balikpapan pada tahun 2024.

Diketahui bahwa Royal Suite Hotel Balikpapan merupakan salah satu aset milik pemerintah provinsi.

“Inspeksi tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pengelola hotel yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kaltim dengan pihak swasta,” ujar Kepala Inspektorat Daerah Kaltim, M. Irfan Pranata, Sabtu (03/02/2024).

Irfan menyatakan bahwa ada sejumlah kewajiban yang belum terpenuhi oleh pengelola, seperti setoran wajib ke kas daerah.

Selain itu, pihaknya ingin melihat bagaimana pengelolaan hotel tersebut, termasuk komitmen untuk membayar kewajiban ke pemerintah provinsi.

“Kami juga ingin mendalami sejauh apa koordinasi pihak swasta dengan pemerintah provinsi, karena itu akan berpengaruh pada skema kerjasama yang sudah disepakati,” ucapnya.

Irfan menambahkan bahwa inspeksi tersebut juga berkaitan dengan status tanah dan bangunan hotel, yang masih menjadi pemisahan antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kota Balikpapan.

Ia berharap agar ada penyelesaian segera terkait status aset dan kontrak kerjasama di antara kedua pihak.

“Kami juga harapkan ada transparansi dan akuntabilitas dari pengelola hotel terkait penghasilan dan pengeluaran yang mereka lakukan,” ungkapnya.

Kemudian, Irfan mengungkapkan bahwa surat tugas untuk inspeksi baru ditandatangani beberapa hari yang lalu, dan tim inspektorat daerah akan segera melaksanakan inspeksi sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami secepatnya melakukan inspeksi ini, karena ini merupakan salah satu tugas dan fungsi kami sebagai pengawas internal pemerintah daerah. Kami berharap, inspeksi ini dapat memberikan masukan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengelolaan hotel ini ke depan,” pungkasnya.

Manajemen Royal Suite Hotel Balikpapan, Elvira menyatakan bahwa hotel tersebut memiliki tingkat okupansi di atas 50 persen setiap bulannya.

“Kami memiliki berbagai fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan tamu, mulai dari meeting room dan ballroom yang luas dan modern, room stay yang nyaman dan elegan, Aira Spa yang menyediakan perawatan tubuh dan kecantikan, D’name Resto & Bar,” terang Elvira.

Pihaknya menawarkan berbagai fasilitas, termasuk meeting room, ballroom, Aira Spa, D’name Resto & Bar, XO Karaoke & Lounge, serta ATM Center. Harga kamar per malam berkisar antara Rp500.000 hingga Rp600.000, menyesuaikan tipe kamar.

Elvira menyebutkan bahwa permintaan dan penggunaan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) mengalami peningkatan sejak tahun 2021.

Lebih lanjut, dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim, pihaknya melihat peluang untuk mengembangkan bisnis MICE dengan kapasitas untuk menampung acara skala kecil hingga besar.

“Kami memiliki kapasitas untuk menampung berbagai acara, baik skala kecil maupun besar, dengan pelayanan profesional dan berkualitas,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *