Mobilitas Penduduk Tinggi di Desa Loa Duri Ilir Masih Menjadi Tantangan

Divisi.id – Kepala Desa Loa Duri Ilir, Kabupaten Kutai Kartanegara, Fakhri Arsyad, menyoroti tantangan yang dihadapi oleh desanya yang memiliki karakteristik sebagai daerah urban.

Menurutnya, fenomena ini menimbulkan masalah signifikan terkait mobilitas penduduk, di mana banyak orang yang masuk dan keluar dari desa tersebut karena dekat dengan kota.

“Mobilitas penduduk sangat tinggi. Banyak orang yang datang ke desa kami untuk bekerja atau beraktivitas, namun mereka tidak menetap secara permanen di sini. Hal ini menyebabkan permintaan akan rumah sewa jauh lebih tinggi daripada permintaan akan rumah untuk menetap,” ungkap Fakhri Arsyad.

Ia mengungkapkan bahwa mobilitas yang tinggi tidak hanya mempengaruhi pola permukiman, tetapi juga berdampak pada ekonomi, sosial, dan infrastruktur desa.

“Mobilisasi manusia yang terlalu tinggi menjadi tantangan bagi kami. Hal ini mengakibatkan perubahan cepat dalam struktur sosial dan ekonomi desa serta menimbulkan berbagai masalah terkait infrastruktur dan pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Meskipun demikian, Arsyad menyatakan komitmennya untuk terus mencari solusi yang tepat guna mengatasi tantangan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk mengembangkan strategi yang sesuai dengan karakteristik desa mereka, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa Loa Duri Ilir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *