Ketua DPRD Kaltim: Empat Syarat Minimal Pemimpin Ideal

Divisi.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, mengemukakan empat syarat minimal yang harus dimiliki oleh pemimpin yang ideal dalam suatu konteks kepemimpinan.

Pertama, kemampuan prestasi atau kinerja dalam mengarahkan sebuah organisasi menuju kemajuan dan pencapaian tujuan bersama. Kemampuan ini sangat penting dalam memimpin dan memotivasi anggota tim untuk mencapai tujuan bersama.

Kedua, dedikasi atau pengabdian yang tulus terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban. Pemimpin yang ideal harus memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaannya dan siap untuk berkomitmen penuh.

Ketiga adalah loyalitas yang tak terbatas, yaitu kesetiaan yang tidak tergoyahkan dan tidak terpengaruh oleh godaan atau tantangan yang dapat menghalangi upaya kerja individu atau tim. Loyalitas adalah kunci dalam membangun kerjasama yang kuat di dalam organisasi.

Keempat, adalah integritas dan moral yang baik. Pemimpin yang ideal harus memiliki moralitas yang tinggi dan integritas yang tak tergoyahkan. Ini menciptakan kepercayaan dan menginspirasi orang lain untuk mengikuti teladan yang baik.

“Tidak peduli seberapa besar prestasi yang telah diraih, seberapa besar dedikasi yang ditunjukkan, dan kesetiaan yang dimiliki, semuanya itu akan kehilangan makna jika terlibat dalam kasus hukum. Oleh karena itu, hukum harus menjadi panduan utama,” tandas Hamas sapaan akrab dari Hasanuddin Mas’ud.

Ia menjelaskan bahwa pemimpin tidak hanya dilihat dari latar belakang pendidikan atau jabatan struktural, tetapi juga berasal dari proses panjang yang melibatkan pengalaman dan dedikasi dalam berorganisasi.

Lebih lanjut, Hamas mendorong para peserta untuk melihat tokoh-tokoh inspiratif sebagai contoh yang dapat memacu mereka untuk bekerja lebih baik. Ia mengungkapkan bahwa kepemimpinan sejati adalah hasil dari kerja tim dan semangat untuk membangun bersama.

Ia membagikan pengalaman pribadinya yang menunjukkan bahwa kesuksesan tidak dicapai dengan instan, tetapi melalui proses panjang pengalaman hidup yang membentuk karakter dan kepribadian yang lebih baik.

Ia juga menegaskan bahwa latar belakang keluarga sederhana bukanlah hambatan untuk meraih sukses, tetapi dengan dukungan, belajar, dan tekad, setiap individu bisa mencapai cita-cita mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *