160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

H. Andi Faisal Assegaf Dorong Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Perkuat Pengawasan Publik

750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Pemanfaatan teknologi informasi dinilai menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Hal tersebut menjadi pokok pembahasan dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-5 yang dilaksanakan Anggota DPRD Kabupaten Paser, H. Andi Faisal Assegaf, S.Sos., M.Si., di Desa Brewe, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang dipandu Ahmad Syafik selaku moderator menghadirkan Hendri Sutrisno, S.Sos., S.H. sebagai narasumber, dengan mengangkat tema “Teknologi Informasi untuk Efektivitas Pengawasan dan Demokrasi Publik Digital”, kegiatan ini diikuti masyarakat, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda yang antusias berdiskusi mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka dan partisipatif.

Dalam kegiatan tersebut, H. Andi Faisal Assegaf menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi harus menjadi peluang bagi masyarakat untuk lebih aktif terlibat dalam proses pengawasan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, keterbukaan informasi melalui teknologi digital dapat memperpendek jarak antara pemerintah dan masyarakat, sehingga aspirasi serta masukan warga dapat tersampaikan dengan lebih cepat dan efektif.

“Teknologi informasi memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Dengan akses informasi yang semakin mudah, masyarakat dapat mengetahui, memahami, dan memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah,” ujar H. Andi Faisal Assegaf.

Ia menjelaskan, demokrasi di era digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan ruang digital secara bertanggung jawab.

“Ruang digital harus menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi secara sehat. Karena demokrasi yang kuat membutuhkan masyarakat yang aktif, kritis, dan memiliki pemahaman yang baik dalam menggunakan teknologi,” katanya.

H. Andi Faisal Assegaf juga mengingatkan pentingnya peningkatan literasi digital di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, kemampuan memilah informasi menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kita ingin teknologi membawa manfaat besar bagi masyarakat, bukan menjadi sumber permasalahan. Karena itu, literasi digital harus terus diperkuat agar masyarakat dapat menggunakan teknologi secara bijak dan produktif,” tuturnya.

Sementara itu, narasumber Hendri Sutrisno, S.Sos., S.H., memaparkan bahwa teknologi informasi memiliki peran strategis dalam menciptakan sistem pengawasan publik yang lebih efektif. Melalui berbagai platform digital, masyarakat dapat berpartisipasi dalam menyampaikan laporan, masukan, maupun kritik terhadap pelayanan dan pembangunan.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi akan menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi publik digital yang inklusif.

Melalui kegiatan PDD ke-5 ini, H. Andi Faisal Assegaf berharap masyarakat Desa Brewe semakin memahami peran teknologi informasi sebagai alat untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan partisipasi publik, serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang lebih terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT