160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Sabaruddin Panrecalle Tekankan Pentingnya Pendidikan Pancasila, Wujudkan Generasi yang Cinta NKRI

750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Sabaruddin Panrecalle, S.S., M.A.P, menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila harus terus dikuatkan di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-9 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, yang digelar di Jl. Projakal GG Hidayah No. 50 RT 22, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu (12/10/2025).

Dalam sambutannya, Sabaruddin Panrecalle menjelaskan bahwa Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 ini merupakan bentuk komitmen DPRD Kaltim bersama Pemerintah Provinsi untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar berbangsa dan bernegara.

“Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi pedoman dalam bertindak dan bersikap. Melalui perda ini, kita ingin masyarakat, terutama generasi muda, memahami makna kebangsaan dan menjadikannya dasar dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sabaruddin.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan Pancasila bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan sosial.

“Kalau nilai-nilai ini hidup di tengah masyarakat, kita tidak mudah terpecah oleh perbedaan. Semangat gotong royong dan persatuan itu yang harus terus kita jaga,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Bayu Septian, S.H dari Kesbangpol Balikpapan yang menjadi narasumber pertama menjelaskan bahwa perda ini menjadi dasar hukum yang penting dalam memperkuat ketahanan ideologi bangsa di tingkat daerah.

“Pendidikan Pancasila harus diimplementasikan dalam berbagai kegiatan sosial dan pemerintahan. Kesbangpol mendorong agar program ini bisa masuk ke lembaga pendidikan formal maupun nonformal,” terangnya.

Ia juga menilai, sosialisasi ini menjadi langkah konkret dalam membumikan Pancasila di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.

“Kita perlu benteng ideologis agar masyarakat, khususnya anak muda, tidak mudah terpengaruh paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan,” tambah Bayu.

Narasumber kedua, Suriansyah dari Partai Gerindra, mengajak masyarakat untuk menanamkan kembali rasa nasionalisme dan memperkuat wawasan kebangsaan sebagai benteng terhadap perpecahan.

“Perda ini hadir untuk mengingatkan kita semua bahwa cinta tanah air bukan slogan, tapi tindakan nyata. Menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan menolak segala bentuk radikalisme adalah bentuk pengamalan Pancasila,” ujarnya.

Sebagai moderator, Pujangga Assari menilai kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan dinamis dan penuh antusiasme dari peserta. Ia menekankan pentingnya kegiatan semacam ini terus digelar di berbagai wilayah agar pesan kebangsaan semakin luas tersampaikan.

“Diskusi hari ini menunjukkan bahwa masyarakat Balikpapan masih memiliki semangat kuat untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut agar Pancasila benar-benar hidup dalam tindakan,” tuturnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat semakin membumi di masyarakat Kalimantan Timur.(*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT