160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Jambore Pokdarwis 2025 Dorong Inovasi dan Kolaborasi Wisata Berbasis Komunitas

750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis masyarakat melalui Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Desa Wisata Tingkat Kota 2025, yang digelar pada Sabtu (9/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, bersama pelaku wisata, penggerak UMKM, dan tokoh masyarakat.

Fauzi menilai, Jambore Pokdarwis bukan sekadar forum pertemuan, melainkan wadah strategis untuk memperkuat jejaring antar komunitas wisata, berbagi pengetahuan, serta mendorong munculnya ide-ide baru dalam pengelolaan destinasi lokal.

“Pokdarwis adalah garda terdepan promosi pariwisata. Mereka yang paling mengenal destinasi dari dekat, memahami karakter wisatawan, dan mampu menciptakan pengalaman yang berkesan,” ujar Fauzi.

Menurutnya, pariwisata berbasis komunitas menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi persaingan industri pariwisata yang semakin ketat. Tanpa dukungan aktif masyarakat, program pemerintah untuk mengangkat citra wisata daerah akan sulit mencapai hasil maksimal.

Lebih lanjut, Fauzi menjelaskan bahwa pertumbuhan sektor wisata memiliki efek domino positif terhadap perekonomian lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).

“Ketika wisata berkembang, UMKM hidup. Ketika UMKM maju, lapangan kerja terbuka. Inilah efek domino positif yang harus terus kita dorong,” tegasnya.

Selain penguatan kapasitas dan promosi, Fauzi juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan dan kebersihan destinasi wisata. Ia meyakini, keasrian dan keamanan kawasan wisata menjadi faktor utama yang meningkatkan daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Jambore Pokdarwis 2025 diisi dengan beragam agenda inspiratif, seperti lomba kreativitas promosi destinasi, pelatihan storytelling bagi pemandu wisata, hingga diskusi tematik tentang strategi pemasaran digital.

Peserta juga berkesempatan memamerkan produk unggulan desa wisata, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga paket wisata terpadu yang dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para anggota Pokdarwis semakin solid dan memiliki visi bersama dalam memajukan sektor pariwisata Balikpapan.

“Sinergi antara komunitas, pemerintah, dan pelaku usaha adalah kunci. Kalau ini bisa dijaga, Balikpapan akan menjadi kota wisata yang berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat regional tapi juga nasional,” tutup Fauzi optimistis.(*/ADV/DPRDBalikpapan)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT