Divisi.id – Insiden kontroversial terjadi di Universitas Muhammadiyah Bima ketika mahasiswa melakukan demonstrasi di area depan kampus.
Dalam kejadian yang menghebohkan, pihak rektorat diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap sejumlah mahasiswa yang menjadi korban pengeroyokan oleh oknum rektor dan seorang dosen.
Salah seorang mahasiswa yang menjadi korban, Bayu Saputra, mengalami serangan fisik yang terjadi di halaman parkir kampus.
Selain itu, peralatan pengeras suaranya juga dirampas dan dibanting oleh oknum rektor yang terlibat dalam insiden tersebut.
Bayu Saputra dengan tegas melaporkan kejadian pengeroyokan tersebut kepada pihak kepolisian.
“Sudah dilaporkan tadi. Sudah diproses secara hukum yang berlaku,” ucap Bayu saat dihubungi.
Pemberitaan tentang insiden tersebut mengundang keprihatinan dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.
Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera mengusut tuntas insiden tersebut demi menjaga keadilan dan menegakkan norma-norma etika di lingkungan kampus.