
Divisi.id – Upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan terus dilakukan melalui kegiatan sosialisasi peraturan daerah (Sosper). DPRD bersama pemerintah daerah menggelar Sosper ke-1 terkait Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 pada Selasa, 17 Maret 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula GKII Sepinggan dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya implementasi pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Menurutnya, Perda ini hadir sebagai landasan hukum untuk memperkuat karakter bangsa, khususnya di kalangan generasi muda.
“Pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan bukan hanya tanggung jawab lembaga pendidikan formal, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa melalui Sosper ini, masyarakat diharapkan dapat memahami substansi peraturan daerah secara lebih komprehensif, sekaligus berperan aktif dalam penerapannya di lingkungan masing-masing.
Kegiatan yang dipandu oleh moderator, Timotius, yang menjaga jalannya diskusi tetap interaktif. Sementara itu, narasumber Heldy Nusianandar menyampaikan materi terkait urgensi pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam menghadapi tantangan globalisasi.
Heldy menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai ideologi bangsa sejak dini guna menjaga persatuan dan kesatuan. Ia juga mengingatkan bahwa derasnya arus informasi di era digital dapat menjadi tantangan tersendiri jika tidak diimbangi dengan pemahaman kebangsaan yang kuat.
Peserta yang hadir tampak aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap isu kebangsaan dan pendidikan karakter. Diskusi pun berkembang tidak hanya pada aspek regulasi, tetapi juga pada implementasi nyata di lingkungan sosial dan pendidikan.
Melalui sosper ini, DPRD dan pemerintah daerah berharap Perda Nomor 9 Tahun 2023 tidak hanya menjadi dokumen normatif, tetapi benar-benar diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah perubahan zaman.