
Divisi.id – Viralnya tagar #KaburAjaDulu di media sosial mencerminkan keresahan generasi muda terhadap kondisi ekonomi dan peluang kerja di Indonesia, banyak yang merasa kesempatan untuk berkembang lebih terbuka di luar negeri dibandingkan di tanah air.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Darlis Pattalongi, menilai bahwa keputusan anak muda untuk mencari masa depan di luar negeri bukanlah sesuatu yang muncul tiba-tiba.
“Apabila anak muda merasa kurang mendapat kesempatan di Indonesia, maka pilihan untuk pergi bukanlah kesalahan mereka,” ucapnya.
Sejak lama, banyak talenta berbakat lebih memilih berkarier di luar negeri karena keterbatasan akses terhadap lapangan pekerjaan dan minimnya jaminan kesejahteraan.
Situasi ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan agar generasi muda tetap memiliki harapan untuk berkembang di dalam negeri.
Darlis menekankan bahwa pemerintah harus melihat fenomena ini sebagai dorongan untuk menciptakan kebijakan yang lebih berpihak pada pengembangan sumber daya manusia. Tanpa perubahan signifikan, tren migrasi tenaga kerja muda akan terus berlanjut.
“Ini merupakan refleksi dari kekecewaan masyarakat. Daripada melihatnya sebagai ancaman, lebih baik dijadikan sebagai dorongan untuk memperbaiki kinerja,” ujarnya.
Menurutnya, dengan langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan membuka lebih banyak peluang, pemerintah bisa menarik kembali minat generasi muda untuk tetap berkontribusi di tanah air.
“Keputusan berada di tangan pemerintah. Jika ingin anak bangsa tetap di tanah air dan berkontribusi, maka iklim yang kondusif harus diciptakan,” tutupnya.