160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Refleksi Bencana: Pemuda Kaltim Disiapkan Jadi Garda Terdepan

Subkoordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan (K3) Dispora Kaltim, Rusmulyadi
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur sedang menyusun strategi besar untuk melibatkan pemuda dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan se‑Kaltim digelar di Ibu Kota Nusantara, menguatkan rencana pembentukan relawan muda bencana lewat “Kemah Kesukarelawanan Collab Ranger Pemuda” pada 2026.

Di tengah dinamika alam yang kerap mengancam, Dispora Kaltim ingin membekali pemuda dengan keterampilan praktis kebencanaan, bukan sekadar semangat formalitas. Forum pemuda tanggap bencana akan melahirkan sumber daya manusia dengan kemampuan mitigasi dan aksi penanganan cepat.

“Rencana ke depan, kita ingin membentuk forum pemuda tanggap bencana melalui pendekatan yang membumi. Salah satunya lewat kemah Collab Ranger ini,” ucap Rusmulyadi, Subkoordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda.

Poinsit tersebut semakin memperjelas arah kebijakan: bukan sekadar simbol, melainkan aksi nyata. Pemuda akan dilatih secara langsung di lapangan, dipersiapkan untuk membangun dapur umum, tata evakuasi, kelola logistik mendesak, serta tanggap pertolongan pertama.

“Karena Kalimantan Timur rawan bencana, terutama banjir, pemuda harus punya kapasitas lebih untuk hadir saat krisis terjadi,” lanjut Rusmulyadi.

Rapat se-Kaltim ini juga membahas rencana kerja tahunan Dispora dalam kaitannya dengan tanggap darurat dan olahraga. Sinkronisasi lintas kabupaten/kota jadi modal penting agar setiap daerah siap dan selaras dalam memobilisasi relawan pemuda.

Tak hanya itu, Dispora menargetkan program ini menjadi percontohan yang bukan hanya bagi provinsi, tapi juga di tingkat nasional. Melalui pilot project di Kaltim, harapannya forum relawan pemuda bisa direplikasi di daerah lain.

“Kita ingin pemuda bukan hanya jadi simbol semangat, tapi juga jadi solusi di lapangan,” tegasnya.

Dalam konteks ini, Dispora Kaltim telah membuka peluang kolaborasi dengan BPBD, organisasi kepemudaan, kampus dan komunitas lokal. Sinergi tersebut ditujukan untuk membentuk ekosistem relawan yang solid, responsif, dan berdampak.

Langkah konkret berikutnya: penyusunan jadwal kemah, pelatihan teknis hingga sosialisasi intensif ke seluruh kabupaten/kota. Semua dimaksudkan agar forum tanggap bencana benar-benar dimiliki oleh pemuda Kaltim.

Dispora Kaltim berharap program ini bisa memperkuat ketahanan daerah dan menumbuhkembangkan karakter kepemimpinan generasi muda yang siap menghadapi tantangan alam dan kemanusiaan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT