160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Aspirasi Reses Dewan Masih Didominasi Infrastruktur dan Layanan Publik

Yenni Eviliana, Wakil Ketua DPRD Kaltim.
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses DPRD Kalimantan Timur kembali menegaskan bahwa kebutuhan dasar publik masih menjadi permintaan terbesar warga di berbagai daerah. Mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, hingga layanan pendidikan dan kesehatan, seluruhnya muncul sebagai prioritas dalam laporan hasil reses anggota dewan.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, menyampaikan bahwa pola aspirasi masyarakat dari masa ke masa tidak banyak berubah. Menurutnya, kebutuhan fundamental seperti perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik masih menjadi perhatian utama warga di seluruh kabupaten dan kota.

“Kalau dilihat dari reses, rata-rata isinya hampir sama: infrastruktur, pendidikan, kesehatan, jalanan yang baik, jembatan, dan bagaimana ekonomi masyarakat bisa meningkat,” ujar Yenni.

Ia menjelaskan bahwa seluruh anggota DPRD Kaltim telah melaksanakan kewajiban reses secara tuntas. Dalam tiga kali masa sidang reses setahun, sebanyak 55 anggota dewan telah turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Yenni memastikan bahwa tidak ada anggota yang tertunda dalam pelaksanaan reses tahun ini. Penghimpunan aspirasi tersebut menjadi bagian penting dari proses penentuan kebijakan anggaran dan prioritas pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.

“Alhamdulillah seluruh anggota sudah melaksanakan resesnya. Tidak ada yang tertunda, semua selesai. Kami tutup di akhir tahun,” jelasnya.

Dari hasil pengumpulan aspirasi, persoalan infrastruktur tetap menempati posisi teratas yang disampaikan masyarakat. Keluhan terkait jalan rusak, jembatan penghubung antarwilayah, hingga fasilitas umum lainnya masih menjadi beban sebagian besar daerah, terutama wilayah yang pertumbuhannya terpaut jauh dari pusat kota.

Selain itu, aspirasi di bidang pendidikan dan kesehatan juga terus mengemuka. Warga meminta peningkatan layanan dasar, terutama fasilitas sekolah yang lebih merata dan akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau.

Yenni menjelaskan bahwa kondisi ekonomi daerah turut menjadi perhatian masyarakat. Banyak warga berharap kebijakan pembangunan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi lokal, terutama pasca adanya pengurangan pendapatan daerah dari pusat.

“Intinya masyarakat ingin layanan publik yang baik dan ekonomi yang meningkat. Itu yang selalu muncul di setiap reses,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa aspirasi publik yang disampaikan melalui reses merupakan bahan penting bagi DPRD untuk merumuskan program strategi bersama pemerintah provinsi. Aspirasi tersebut akan menjadi dasar untuk memperkuat arah kebijakan pembangunan pada tahun mendatang.

Meski kebutuhan masyarakat terlihat berulang dari tahun ke tahun, Yenni menilai hal itu menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu tetap fokus pada penyediaan layanan dasar sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

“Ini menjadi catatan bahwa layanan dasar harus terus kita benahi. Karena memang itu yang paling dibutuhkan masyarakat dari dulu sampai sekarang,” tegasnya.

Menurut Yenni, setiap aspirasi yang masuk akan tetap dipilah berdasarkan urgensinya. Namun ia memastikan tidak ada aspirasi yang diabaikan, karena seluruhnya telah didokumentasikan dalam laporan hasil reses masing-masing anggota.

Ia menegaskan bahwa DPRD berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi tersebut bersama pemerintah daerah agar dapat dituangkan dalam program kerja maupun kebijakan anggaran.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT