160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

DPRD Kaltim Soroti Cuaca Ekstrem, Desak Mitigasi Longsor

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi.
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Cuaca ekstrem yang melanda Samarinda memicu kekhawatiran akan risiko longsor di berbagai kawasan. Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi, mengimbau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan deteksi dini terhadap titik-titik rawan longsor dan segera menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat.

Menurut Subandi, intensitas curah hujan yang tinggi belakangan ini menambah beban kerja dalam upaya penanggulangan banjir dan longsor. Ia mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kota Samarinda, namun menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi faktor alam yang tidak bisa diprediksi.

“Ya, kondisi cuaca yang kita anggap ini ekstrim dengan curah hujan yang tinggi, kemudian intensitas hujan tinggi, tentunya ini memang bertambah lagi beban kita dalam artian kesiapan kita menanggulangi banjir itu yang sebenarnya Pemkot Samarinda sudah sedemikian bekerja kerasnya, tapi memang ini faktor alam,” ungkap Subandi.

Ia menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti lereng-lereng perbukitan yang rawan longsor.

“Pesan saya yang jelas pada masyarakat kota Samarinda, harus berhati-hati, waspada, terkhusus titik-titik yang selama ini sering terdampak banjir dan di posisi-posisi atau titik-titik yang rawan longsor. Kan banyak nih di Samarinda yang tinggal di lereng-lereng. Ini kan bahaya,” ujarnya.

Subandi meminta BPBD untuk bergerak aktif melakukan pemetaan terhadap area rawan longsor. Langkah ini dinilai penting agar informasi dapat segera disebarluaskan dan mitigasi dini bisa dilaksanakan secara efektif.

“Jadi, saya menghimbau kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendeteksi sedini mungkin, titik-titik rawan longsor dimana saja, dan segera diinformasikan kepada masyarakat terkhusus, masyarakat yang tinggal di sekitaran rawan longsor tadi. Ini penting untuk jadi mitigasi dini, supaya kejadian-kejadian longsor yang tidak kita inginkan ini bisa diantisipasi,” tambahnya.

Subandi menekankan bahwa upaya mitigasi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat diharapkan bisa mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa saat terjadi bencana.

Ia juga berharap instansi terkait meningkatkan sosialisasi dan edukasi kebencanaan di tingkat komunitas. Menurutnya, kesiapsiagaan adalah kunci untuk menghadapi cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT