160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di Sektor Batu Bara dan Sawit

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sulasih. (Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki potensi ekonomi besar dari sektor perkebunan sawit dan pertambangan batubara yang selama ini menjadi tumpuan pembangunan daerah. Namun, masih terdapat persoalan serius terkait penyerapan tenaga kerja lokal di sektor-sektor tersebut.

Dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RPJMD Kaltim Tahun 2025–2029, isu penyerapan tenaga kerja lokal menjadi perhatian anggota DPRD Kaltim, terutama Sulasih dari Komisi II.

“Salah satunya tadi tentang mendorong kemajuan pendidikan, lapangan pekerjaan, yang memang sangat-sangat diperlukan oleh masyarakat Kalimantan Timur,” ungkap Sulasih.

Ketika ditanya soal sektor pendorong ekonomi, Sulasih menjelaskan bahwa perkebunan seperti sawit dan juga pertambangan batubara masih menjadi pilar utama saat ini. Namun, menurutnya tenaga kerja lokal masih minim terserap di sektor pertambangan karena banyak perusahaan lebih memilih pekerja dari luar daerah.

“Nah, itu yang perlu kita sampaikan ya, kita juga perlu mendorong akan hal itu dan ternyata dari sektor pertambangan itu tenaga lokal masih kurang untuk lapangan kerja karena menggunakan diri dari luar daerah,” katanya.

Masalah ini menjadi keluhan masyarakat, terutama anak muda yang merasa kurang mendapat kesempatan kerja di daerah sendiri.

“Hal itu memang saat ini tengah diresahkan oleh anak-anak muda, karena perusahaan tambang batu bara ini lebih banyak merekrut tenaga dari luar daerah,” lanjut Sulasih.

Untuk itu, Sulasih mengaku telah berdiskusi dengan Komisi III DPRD Kaltim guna mencari solusi agar tenaga kerja lokal diprioritaskan.

“Kami sudah berdiskusi dengan Komisi III DPRD Kaltim, terkait bagaimana hal itu untuk memprioritaskan tenaga lokal,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan dan program dalam RPJMD Kaltim bisa memberikan ruang lebih besar bagi tenaga kerja lokal untuk berkontribusi.

“Saya kira ini harus menjadi perhatian serius agar sumber daya manusia lokal bisa mendapatkan manfaat langsung dari pembangunan di daerahnya,” tegas Sulasih.

Menurutnya, meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal juga akan mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sulasih menutup dengan harapan agar pemerintah dan perusahaan bersama-sama menciptakan peluang yang lebih luas bagi warga Kaltim.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT