
Divisi.id – Kejuaraan KONI Bayan Championship II 2025 resmi digelar di Samarinda sejak 30 Juni dan akan berlangsung hingga 12 Juli. Ajang ini menjadi tonggak penting dalam pembinaan atlet muda Kalimantan Timur untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Agus Hari Kusuma (AHK), mengatakan bahwa pelaksanaan event ini bukan hanya untuk kompetisi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk membentuk fondasi atlet potensial dari usia dini.
“KONI Bayan Championship ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan pijakan awal untuk mengukur kesiapan para atlet muda bertalenta,” ujar AHK.
Turnamen ini melibatkan empat cabang olahraga utama, yakni karate, taekwondo, pencak silat, dan sepak bola usia dini kategori U-10 dan U-12. Sebanyak 6.515 atlet turut berpartisipasi, termasuk 1.800 karateka dan lebih dari 2.000 pesepak bola muda dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
AHK menambahkan bahwa ajang ini sangat relevan sebagai bentuk simulasi menjelang Pekan Olahraga Bela Diri yang akan digelar Oktober mendatang di Kudus, serta menjadi tahap awal persiapan menuju PON 2028.
“Dengan event multievent ini, kita dapat menguji kemampuan mereka serta menyelaraskan strategi pembinaan jangka panjang,” lanjut AHK.
Adapun pelaksanaan pertandingan bela diri dipusatkan di GOR Segiri Samarinda, sementara laga sepak bola digelar di Borneo FC Training Center, kawasan Sempaja. Pemilihan lokasi ini dilakukan demi menunjang kenyamanan dan profesionalisme pelaksanaan.
AHK menyebut bahwa kompetisi nyata seperti ini sangat penting dalam mengasah bukan hanya teknik, tetapi juga mental dan karakter para atlet muda, agar terbiasa dengan tekanan serta atmosfer turnamen yang sesungguhnya.
“Kita ingin mereka tidak hanya mahir secara teknik, tapi juga kuat mental dan siap bersaing di panggung nasional,” tegasnya.
Di sisi lain, dampak ekonomi dari penyelenggaraan event ini juga cukup signifikan. Pemerintah daerah memanfaatkan potensi sport tourism yang hadir lewat peningkatan okupansi hotel, kuliner, serta jasa transportasi di Samarinda.
Dengan dukungan penuh dari KONI Pusat, PT Bayan Resources, serta stakeholder lokal lainnya, AHK optimistis KONI Bayan Championship II akan mencetak generasi atlet unggulan yang mampu mengharumkan nama Kaltim di masa depan.