160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Peningkatan SDM Jadi Prioritas, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Program GratisPol

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi.
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh program GratisPol Pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Program tersebut dinilai memiliki dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa dukungan DPRD terhadap GratisPol tidak hanya bersifat formal, tetapi mencakup pengawasan menyeluruh agar implementasinya tepat sasaran dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami akan mengawal program Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji sampai 100 persen agar pelaksanaannya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Darlis menjelaskan bahwa program GratisPol lebih dari sekadar penghapusan biaya pendidikan. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi besar peningkatan kualitas SDM Kaltim sehingga masyarakat daerah lebih kompetitif dalam menghadapi perkembangan ekonomi dan dunia kerja.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, perubahan perilaku sosial, serta meningkatnya kesempatan kerja bagi masyarakat Kaltim.

“Dengan GratisPol dapat meningkatkan SDM manusia, maka dengan baiknya SDM di Kaltim akan meningkatkan ekonomi, merubah perilaku sosial dan membuka nilai peluang kerja masyarakat Kaltim,” jelasnya.

Darlis juga menyampaikan bahwa DPRD akan memastikan proses pengawasan berjalan ketat. Komisi IV akan melakukan evaluasi berkala terhadap dinas pendidikan, memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran, serta melakukan sinkronisasi program dengan pemerintah provinsi.

Menurutnya, selain sisi pembiayaan, ada elemen-elemen lain yang wajib diperkuat agar GratisPol benar-benar menghasilkan pendidikan berkualitas dan tidak hanya menjadi kebijakan administratif.

“Jika kita ingin sistem pendidikan benar-benar berhasil, maka aspek pembebasan biaya UKT, kurikulum, sarana prasarana, kualitas serta kesejahteraan tenaga pendidik, dan akses pendidikan harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa fasilitas pendidikan di beberapa daerah masih memerlukan perbaikan. Tantangan seperti keterbatasan ruang kelas, kebutuhan alat praktik, hingga ketersediaan guru kompeten masih perlu dituntaskan secara bertahap.

Selain itu, relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri dan dunia kerja juga menjadi fokus agar lulusan pendidikan di Kaltim mampu bersaing dengan tenaga kerja dari daerah lain, khususnya menjelang berkembangnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Darlis menilai bahwa penguatan SDM lokal sangat krusial agar masyarakat Kaltim tidak tertinggal dalam dinamika pembangunan ekonomi dan teknologi. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam meningkatkan daya saing tersebut.

“SDM unggul itu syarat mutlak kalau kita ingin daerah ini tumbuh dan mandiri,” tambahnya.

Menurutnya, GratisPol harus memberikan dampak yang nyata dan bukan hanya sekadar kebijakan populis. Karena itu, DPRD memastikan kebijakan tersebut diawasi ketat dan didukung langkah teknis pendukung lainnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa keberhasilan GratisPol adalah keberhasilan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah daerah atau DPRD. Dibutuhkan kolaborasi dari sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.

“Kami akan terus kawal. Pendidikan itu investasi jangka panjang, dan tidak boleh ada faktor yang dikorbankan,” pungkasnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT