160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Reza Fachlevi: Investigasi Longsor Harus Libatkan Masyarakat dan Ahli

Akhmed Reza Fachlevi, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Polemik penyebab longsor di kawasan KM 28 Batuah, Kukar, yang berdampak pada 22 warga terus bergulir. Guna menjawab perbedaan pandangan antara masyarakat dan lembaga teknis, DPRD Kalimantan Timur membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi menyeluruh.

Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan Komisi III DPRD Kaltim untuk menyelesaikan persoalan secara adil dan transparan. Tim ini akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dinas teknis dan warga yang terdampak.

“Oleh sebab itu, kami dari DPRD khususnya Komisi III dengan ini akan membentuk tim untuk memberikan kajian nantinya yang akan didampingi oleh Dinas ESDM, kemudian juga diikutsertakan pihak masyarakat, kemudian juga BPJN dan instansi terkait,” tegas Akhmed Reza Fachlevi.

Pembentukan tim ini menyusul perbedaan pandangan antara hasil kajian geologi Universitas Mulawarman yang menyebutkan penyebab longsor adalah faktor alam, dan pandangan masyarakat yang menyalahkan aktivitas pertambangan di sekitar lokasi.

“Karena dari kajian geologi Unmul menyebutkan bahwasanya itu berdasarkan faktor alam, namun dari pihak masyarakat beranggapan atau berargumentasi penyebab longsor itu berdasarkan adanya aktivitas dari pertambangan,” jelas Reza.

Komisi III berkomitmen agar kajian tim ini tidak hanya mengandalkan data teknis, tetapi juga memuat perspektif masyarakat sebagai pihak yang terdampak langsung atas bencana tersebut.

Tim ini akan melakukan tinjauan lapangan, wawancara langsung dengan korban, serta meminta keterangan dari pihak perusahaan yang beroperasi di sekitar lokasi.

Melibatkan BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional) juga menjadi penting, mengingat longsor turut berdampak pada akses jalan vital yang menjadi jalur distribusi ekonomi.

Reza menegaskan, investigasi ini bukan untuk mencari kambing hitam, tetapi untuk mencari solusi jangka panjang serta mencegah bencana serupa terulang kembali di wilayah pertambangan.

Selain itu, tim akan memetakan kebutuhan pemulihan yang menyeluruh, termasuk aspek sosial, infrastruktur, dan spiritual. Rumah ibadah yang terdampak disebut menjadi perhatian utama DPRD dalam penanganan.

Pemerintah diharapkan mendukung penuh kerja tim ini dan memastikan bahwa hasilnya akan ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan maupun rekomendasi teknis.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT