Upaya Pencegahan Cacar Monyet, Dinkes Bontang Gencar Sosialisasi dan Edukasi

Divisi.id – Dinas Kesehatan menggunakan metode sosialisasi dalam upaya mencegah penyebaran virus Monkeypox atau cacar monyet di Kota Bontang.

Pejabat Fungsional Epidemiologi Dinkes Bontang, Nurilham, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kasus cacar monyet di Bontang.

Meskipun demikian, mereka tetap melaksanakan edukasi dan sosialisasi, terutama terkait pemahaman penularan penyakit tersebut, risiko penularan, dan langkah-langkah efektif untuk pencegahannya.

Sosialisasi tersebut disertakan dalam program rutin penanganan HIV/AIDS yang dilaksanakan oleh Dinkes.

“Cacar monyet ini penyebarannya kebanyakan hubungan seksual, bersentuhan langsung mirip dengan kasus HIV/AIDS, jadi edukasinya berjalan bersamaan dengan program HIV/AIDS yang rutin kami lakukan,” ujar Nurilham.

Menurutnya, aspek penting dari kasus cacar monyet adalah melibatkan diri dalam perlindungan pribadi, dengan mengamalkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menghindari aktivitas seksual di luar hubungan dengan pasangan sendiri.

Penularan penyakit dapat terjadi melalui kontak langsung dengan individu yang terinfeksi cacar Mpox, seperti pelukan, ciuman, dan hubungan seksual.

Menurut data Kementerian Kesehatan, per 30 Oktober lalu, jumlah kasus cacar monyet mencapai 27 orang.

Penyebaran penyakit tersebut telah terdeteksi di wilayah DKI Jakarta, Bandung, Banten, Tangerang Selatan, dan Tangerang Kota.

Kemungkinan besar kedepannya jumlah kasus akan terus bertambah seiring dengan penyebaran di komunitas tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *