160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Desa Rapak Lambur Kukar Jadi Pilot Project Optimalisasi Lahan, Targetkan Tiga Kali Panen Setahun

750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Desa Rapak Lambur, yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini menjadi pusat perhatian dengan penetapan program Optimalisasi Lahan (Oplah) yang diharapkan bisa meningkatkan hasil pertanian secara signifikan.

Bupati Edi Damansyah resmi menjadikan desa ini sebagai pilot project untuk program ambisius yang menargetkan tiga kali panen dalam setahun. Penetapan diumumkan oleh Edi Damansyah dalam acara silaturahmi dan dialog bersama anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Gapoktan Rapak Lambur pada Minggu (27/4/2025).

Menurut Edi Damansyah, program Oplah ini merupakan langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan memperkuat sektor pertanian daerah sesuai dengan visi Kukar Idaman.

“Program ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperkuat produksi pangan lokal yang berkelanjutan. Desa Rapak Lambur dipilih sebagai lokasi percontohan dengan harapan dapat meningkatkan hasil pertanian hingga tiga kali dalam setahun,” ungkapnya.

Bupati Edi menegaskan bahwa keberhasilan program Oplah sangat bergantung pada kesiapan para petani di desa tersebut. Sebelum memutuskan untuk melaksanakan program secara penuh, ia ingin memastikan bahwa semua kelompok tani di Rapak Lambur siap untuk berkomitmen mencapai target tiga kali panen dalam setahun.

“Sebelum kita tetapkan, saya ingin melihat kesiapan para petani. Jika semua siap dan memiliki komitmen untuk meningkatkan hasil pertanian, kita bisa lanjutkan. Tujuan kita adalah hasil panen yang berkualitas dan berlimpah, serta memberi dampak positif bagi perekonomian petani dan daerah,” jelasnya.

Selain meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian, pemerintah daerah juga akan menyediakan berbagai fasilitas baru untuk mendukung program Oplah ini. Edi menjelaskan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk membantu menyelesaikan kendala yang dihadapi petani dalam pengelolaan lahan.

“Kami akan menambah fasilitas pertanian yang dibutuhkan dan memastikan bahwa petani mendapatkan dukungan teknis yang maksimal. Ini semua dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tambah Edi.

Dengan adanya program Oplah ini, Desa Rapak Lambur diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam pengelolaan pertanian yang lebih produktif. Ke depan, program ini diharapkan bisa diperluas ke wilayah-wilayah lain di Kutai Kartanegara dan membawa dampak positif bagi ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT