
Divisi.id – Menyikapi tingginya minat masyarakat terhadap konser dan event besar, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) kini memperketat kebijakan perizinan penggunaan Gelora Kadrie Oening. Aturan baru ini diterapkan untuk memastikan setiap acara yang berlangsung di sana memenuhi standar keamanan dan manajemen risiko yang ketat.
Langkah ini diambil setelah melihat ramainya pengunjung pada beberapa acara berskala besar yang digelar di Gelora Kadrie Oening, seperti Sampoerna Fest pada 3 Mei dan Gema Fest pada 10 Mei lalu. Dispora ingin memastikan bahwa meskipun antusiasme tinggi, keselamatan dan kenyamanan publik tetap menjadi prioritas utama.
Junaidi, Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana dan Olahraga Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa pengetatan ini adalah upaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event.
“Sekarang kami tidak hanya menilai kelengkapan rundown acara. Aspek keamanan dan manajemen risiko menjadi pertimbangan utama,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini tidak bertujuan untuk membatasi jumlah atau jenis acara, melainkan untuk memastikan semua kegiatan memiliki perencanaan keamanan yang matang.
“Kami ingin memastikan setiap event di GOR Kadrie Oening punya rencana keamanan yang jelas, terstruktur, dan bisa dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.
Kebijakan baru ini meliputi evaluasi mendalam terhadap tata kelola acara, mulai dari manajemen kerumunan, jalur evakuasi, hingga koordinasi dengan tim medis dan aparat keamanan. Mitigasi terhadap potensi risiko di lapangan juga menjadi fokus utama.
Dengan penerapan kebijakan ini, Dispora berharap Gelora Kadrie Oening tidak hanya dikenal sebagai lokasi populer untuk konser dan olahraga, tetapi juga sebagai venue yang aman dan profesional.
“Tujuan kami sederhana: pengunjung pulang dengan selamat dan nyaman, penyelenggara tenang, dan fasilitas tetap terjaga,” kata Junaidi.
Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Dispora bersama Pemerintah Provinsi Kaltim dalam memberikan pelayanan publik yang bertanggung jawab, sekaligus menetapkan standar baru untuk penyelenggaraan event di masa mendatang.