
Divisi.id – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat perannya dalam pembangunan kepemudaan nasional. Setelah berhasil menembus posisi lima besar dalam Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun lalu, pemerintah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora Kaltim) kini membidik posisi tiga besar secara nasional.
Target ambisius ini tak datang tanpa strategi. Subkoordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menyebutkan bahwa berbagai program strategis telah diluncurkan untuk mendorong peran aktif pemuda dalam berbagai sektor.
“Fokus kami di bidang pembangunan dan pemberdayaan pemuda adalah bagaimana mendongkrak nilai IPP Kaltim. Tahun lalu nilainya di angka 58, dan dari revisi terbaru sekarang sudah naik ke 64. Itu belum angka final, masih bisa bertambah,” ujar Rusmulyadi.
Ia menjelaskan bahwa perubahan metode penilaian IPP oleh BPS dari dua tahunan menjadi tahunan menjadi momentum percepatan. Sinkronisasi lintas sektor pun digencarkan agar capaian pembangunan pemuda bisa lebih terukur dan berkelanjutan.
Untuk itu, tahun ini Dispora Kaltim meluncurkan sejumlah program unggulan seperti Bina Latih (Binlat), Pendidikan Kader Pemimpin Daerah (PKPMD), dan Pendidikan Kader Bela Negara. Program-program tersebut dirancang untuk membentuk pemuda yang aktif, terlatih, dan mampu memberi dampak nyata di masyarakat.
“Semua inovasi program ini kami rancang dengan satu orientasi: peningkatan IPP. Semakin banyak pemuda yang aktif, terlatih, dan berdaya, semakin besar peluang kita naik peringkat,” jelasnya.
Optimisme ini diperkuat oleh tren partisipasi pemuda yang terus meningkat dan sinergi antarsektor yang semakin solid. Rusmulyadi pun yakin, dengan strategi yang tepat, Kaltim bisa mempertahankan posisi di lima besar atau bahkan menembus tiga besar IPP nasional.
“Kalau melihat tren program dan sinergi lintas sektor, kami yakin masih di lima besar. Bahkan kalau bisa, kita targetkan masuk tiga besar IPP nasional. Angka kita kecil tapi potensi besar,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI telah memberikan apresiasi atas inovasi kepemudaan yang dilakukan Kaltim. Apresiasi ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan.