160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Dispora Serukan Pembinaan IPSI dari Daerah ke Provinsi

Agus Hari Kusuma, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menegaskan perlunya langkah cepat dan strategis dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim dalam menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII yang digelar pada 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Barat.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, dalam ajang Musyawarah Kerja Provinsi (Muskerprov) IPSI Kaltim, yang digelar di Aula KONI Kaltim.

“Jangan sampai capaian di Papua membuat kita puas diri. Justru ini harus jadi bahan bakar semangat untuk bekerja lebih serius dan terukur menghadapi PON 2028 nanti,” ucap Agus.

Agus mencatat perolehan IPSI Kaltim pada PON XXI, tercatat dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu, merupakan sumbangan berarti dari total raihan provinsi: 29 emas, 55 perak, dan 69 perunggu.

Ia kembali mengingatkan bahwa pentingnya pembinaan ynag optimal dan menyeluruh di kabupaten/kota, dapat berdampak di tingkat provinsi.

“Pembinaan yang berjalan baik di kabupaten/kota akan terasa dampaknya di provinsi. Itu harus dimulai sekarang, bukan nanti.”

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa konsistensi dalam mendidik atlet dari akar kabupaten dan kota harus dilakukan sekarang, agar Kalimantan Timur tetap menjadi tumpuan prestasi pencak silat nasional.

Lebih jauh, ia menegaskan harapan dari Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, agar kontingen tetap bersaing di papan atas, bahkan menembus juara umum.

“Pak Gubernur titip pesan, kalau bisa juara umum. Kalau tidak, ya jangan sampai keluar dari tiga besar.”

Pesan gubernur tersebut memberi tekanan tambahan bagi IPSI untuk tidak hanya menjaga, tetapi menaikkan standar pencak silat Kaltim dengan program latihan yang lebih terarah dan evaluasi berkala. Ia juga menegaskan bahwa prestasi tidak cukup menjadi wacana, melainkan dengan pembinaan yang berjenjang dan pemetaan kekuatan secara objektif.

“Dibutuhkan kerja kolektif, pembinaan yang berjenjang dari daerah, dan pemetaan kekuatan secara objektif.”

Penekanan pada kerja kolektif ini menunjukkan pihak Dispora ingin seluruh tingkatan dari pemerintah hingga pelatih lokal mengambil bagian dalam strategi jangka panjang, dan bukan hanya fokus pada pusat latihan di Samarinda saja.

Dispora kini menanti langkah konkret dari IPSI Kaltim, mulai dari penyusunan roadmap, audit program pembinaan, hingga peningkatan fasilitas pelatihan. Jika semua berjalan, Kalimantan Timur dipandang berpeluang mempertahankan atau bahkan meningkatkan posisi di PON 2028.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT