Divisi.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kembali menyiapkan langkah strategis dalam peningkatan tata kelola data di tingkat desa. Tahun ini, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, ditunjuk mewakili Kukar dalam ajang nasional Desa Cantik (Cinta Statistik) 2025, program yang digagas Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendorong penguatan statistik di desa-desa seluruh Indonesia.
Kabid Statistik Diskominfo Kukar, Asdi, mengungkapkan bahwa penunjukan Desa Batuah bukan tanpa alasan. Berdasarkan evaluasi dari BPS Kukar, desa ini masuk dalam kategori A kelas tertinggi berkat sistem administrasi yang rapi dan digitalisasi data yang berjalan konsisten.
“Batuah memenuhi semua indikator. Administrasinya bagus, dan digitalisasi sudah terbangun dengan baik. Ini menjadi dasar utama penunjukan mereka sebagai perwakilan Kukar,” ujarnya.
Tahun sebelumnya, Kukar mengirimkan Desa Loa Duri Ilir yang sukses menembus 10 besar nasional. Capaian itu menjadi semangat tambahan untuk mendorong Desa Batuah tampil maksimal di kompetisi tahun ini.
Saat ini, Diskominfo Kukar tengah mempersiapkan dukungan teknis dan pendampingan, mulai dari penguatan data statistik sektoral, penyusunan dokumen pendukung, hingga pelatihan pengelolaan data desa berbasis digital.
“Ini bukan semata lomba, tapi langkah serius menuju tata kelola pembangunan desa yang berbasis data. Kita ingin desa-desa di Kukar punya standar yang bisa dibanggakan di tingkat nasional,” lanjutnya.
Melalui keikutsertaan ini, Pemkab Kukar menegaskan komitmennya untuk mendorong desa sebagai unit pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kalau desa sudah kuat dalam pengelolaan data, maka pembangunan pun akan lebih tepat sasaran. Ini bentuk investasi jangka panjang dalam mewujudkan desa yang maju dan mandiri,” tutupnya.