BPSDM Kaltim Menyelenggarakan Pembukaan Pelatihan Penyusunan Kurikulum Di Yogyakarta

Divisi.id- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Corporate University (CorpU) menyelenggarakan Pembukaan Pelatihan Penyusunan Kurikulum bagi Widyaiswara, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional Analis Pengembangan Kompetensi dan Pengelola Pelatihan di Lingkungan BPSDM Provinsi Kalimantan Timur. Minggu (19/11/23)

Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 19 hingga 23 November 2023, bertempat di Hotel Royal Yogyakarta, dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI).

Tajuddin Noor, SE., selaku Analis Pengembangan Kompetensi BPSDM Provinsi Kaltim saat menyampaikan laporan panitia penyelenggara, mengatakan tujuan penyelenggaraan Pelatihan ini adalah untuk menyamakan persepsi para pejabat Fungsional dan Struktural dalam penyusunan kurikulum pelatihan, meningkatkan pemahaman pejabat Fungsional dan struktural tentang teknik dan tahapan penyusunan kurikulum pelatihan, mengimplementasikan teknik dan tahapan penyusunan kurikulum pelatihan, dan memenuhi ketentuan minimal 20 Jam Pelajaran Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara selama 1 (satu) Tahun.

Kepala BPSDM Provinsi Kaltim yang diwakili Kepala Bidang PKMF BPSDM Provinsi Kaltim Rina Kusharyanti S.STP., MM dalam sambutannya mengatakan, Pendidikan dan pelatihan adalah pondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkompeten.

“Oleh karena itu, penyusunan kurikulum yang tepat dan relevan menjadi suatu keharusan. Melalui peningkatan kualitas kurikulum, kita dapat memastikan bahwa setiap peserta didik dan peserta pelatihan mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan zaman.” ucapnya.

Dalam kesempatan ini pula la juga mengingatkan akan pentingnya beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi. Dunia terus berubah dengan cepat, sebagai penyelenggara pendidikan dan pelatihan harus mampu mengikuti perubahan tersebut.

“Oleh karena itu, penyusunan kurikulum harus senantiasa memperhatikan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pasar kerja,” pintanya.

“Mari kita bersama-sama menciptakan kurikulum yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan zaman, tetapi juga mampu menghasilkan SDM ASN Kaltim yang berkualitas,” pungkasnya.

Wartawan: Sukirman
Editor: Rian Romidon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *