
Divisi.id – Pemerintah Kecamatan Muara Jawa terus menggenjot pelaksanaan program pembangunan berbasis RT. Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program Pembangunan Berbasis RT Rp50 Juta per RT di Kelurahan Teluk Dalam, selasa (06/05/2025).
Monev ini tidak hanya menyoroti capaian fisik pembangunan, tetapi juga menekankan pentingnya ketertiban administrasi dalam pelaporan kegiatan. Camat Muhammad Ramli menegaskan bahwa kelengkapan dokumen seperti Surat Pertanggungjawaban (SPJ), daftar hadir, dan dokumentasi kegiatan wajib disusun dengan baik oleh setiap RT penerima program.
“Administrasi bukan sekadar pelengkap, tapi menjadi bukti nyata dari apa yang telah dikerjakan di lapangan. SPJ yang rapi akan sangat memudahkan verifikasi dan mencegah kebingungan saat pengumpulan data,” tegas Ramli.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Ramli juga menyampaikan sosialisasi Program Kerja SERDADU PROP-KEMAS, yakni Akselerasi Penguatan Data Kependudukan dalam Mendukung Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Sosialisasi ini dihadiri oleh Lurah Teluk Dalam dan perwakilan RT dari kelurahan setempat.
Ramli menjelaskan bahwa SERDADU PROP_KEMAS merupakan kelanjutan dari program sebelumnya, Sistem Jemput Bola Perekaman Identitas dan Surat Data Diri (SIMBOL PERMAISURI). Meski berbeda nama, prinsip kerja dan fungsinya tetap sama yaitu mendekatkan layanan administrasi kependudukan ke masyarakat.
“Pergantian nama bukan berarti berubah arah. Tujuan kami tetap: memperkuat data warga agar program pembangunan dan kesejahteraan bisa tepat sasaran,” ujar Camat Muara Jawa.
Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah kecamatan dalam menyinergikan pembangunan infrastruktur dengan penguatan data kependudukan. Harapannya, kesadaran dan kedisiplinan aparatur RT dalam menyusun laporan serta berperan aktif dalam program dukcapil dapat terus meningkat.