
Divisi.id – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) nggak tinggal diam dalam urusan promosi wisata. Lewat berbagai cara, mulai dari kampanye langsung di lapangan hingga menggait generasi muda, mereka terus berupaya memperkenalkan potensi pariwisata Kukar ke masyarakat luas.
Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Ahmad, menyebutkan, salah satu momentum yang mereka manfaatkan adalah saat peringatan Peristiwa Merah Putih di Kecamatan Sanga-Sanga, akhir Januari lalu. Momen bersejarah itu diramaikan dengan promosi wisata khas Kukar.
“Kami ingin generasi muda memahami bahwa pariwisata memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Melalui Dialog Wisata, mereka dapat mengetahui potensi wisata Kukar dan bagaimana cara menjaganya,” ujar Ivan.
Dialog Wisata ini digelar di beberapa kecamatan seperti Sanga-Sanga, Muara Kaman, Tenggarong, dan Tenggarong Seberang. Pesertanya dari Anak-anak SMA dan SMK, tujuannya biar mereka nggak cuma tahu tempat wisata, tapi juga paham pentingnya melestarikan budaya lokal.
Selain edukasi, Dispar Kukar juga tengah sibuk menyiapkan event tahunan yang selalu ditunggu-tunggu warga di bulan Ramadhan. Ia mengatakan, sejak awal Februari hingga Maret 2025, fokus utama dinas adalah mematangkan persiapan acara ini.
“Kami terus berupaya meningkatkan daya tarik wisata Kukar. Selain mempromosikan destinasi yang ada, kami juga mengadakan berbagai event yang bisa menarik wisatawan, salah satunya Ramadhan Fair yang rutin digelar setiap tahun,” jelasnya.
Ramadhan Fair sendiri jadi momen penting bagi pelaku UMKM untuk memamerkan produk lokal. Dispar berharap, selain mendatangkan wisatawan, acara ini juga bisa mendorong ekonomi masyarakat.
Secara keseluruhan, Pemkab Kukar bersama Dispar terus menyusun langkah konkret untuk mengembangkan sektor pariwisata di 20 kecamatan. Infrastruktur dan fasilitas pendukung pun perlahan ditingkatkan, agar wisatawan betah dan pelaku wisata makin semangat.