
Divisi.id – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil melebihi ekspektasi pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2024. Dengan pengelolaan yang cermat terhadap fasilitas olahraga, Dispora Kukar berhasil mencatatkan pendapatan lebih dari Rp752 juta, jauh melampaui target awal yang hanya dipatok Rp250 juta.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini dan mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pengelolaan yang lebih profesional terhadap berbagai venue olahraga milik Pemkab Kukar, terutama dua stadion utama, Stadion Aji Imbut dan Stadion Rondong Demang.
“Pendapatan ini kami raih berkat optimalisasi penyewaan fasilitas olahraga kepada masyarakat maupun sektor swasta. Hasil ini luar biasa, mengingat tidak semua fasilitas kami dapat disewakan untuk keperluan umum,” ungkap Aji.
Saat ini, Dispora Kukar mengelola sekitar 10 venue olahraga yang berbeda. Namun, penyewaan untuk masyarakat tidak berlaku untuk seluruh fasilitas. Beberapa venue difokuskan untuk mendukung pembinaan atlet dan cabang olahraga yang sedang dipersiapkan untuk ajang tingkat provinsi maupun nasional.
“Beberapa venue memang kami prioritaskan untuk pembinaan atlet. Oleh karena itu, penyewaan hanya kami buka di waktu-waktu tertentu agar proses pelatihan tetap berjalan optimal,” jelasnya.
Memasuki bulan Maret 2025, Dispora Kukar kembali mencatatkan performa yang solid, dengan pendapatan mencapai Rp129 juta. Berdasarkan tren positif ini, target PAD untuk tahun 2024 dinaikkan menjadi sekitar Rp370 juta, seiring dengan perencanaan yang matang dan evaluasi yang hati-hati.
“Sangat penting bagi kami untuk menetapkan target dengan realistis. Penggunaan venue memang sangat bergantung pada jadwal kegiatan olahraga yang ada,” tambah Aji.
Sumber utama pendapatan Dispora Kukar berasal dari penyewaan berbagai fasilitas olahraga seperti lapangan mini soccer, futsal, kolam renang, serta dua stadion besar, Aji Imbut dan Rondong Demang. Keberhasilan melampaui target PAD 2024 ini bukan hanya menunjukkan potensi sektor olahraga sebagai sumber pendapatan daerah, tetapi juga menegaskan komitmen Dispora Kukar dalam membangun dunia olahraga yang berkelanjutan.