160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Kreatif di Tengah Keterbatasan: Dispora Kaltim Gelar Turnamen Terpadu

Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim.
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Pemprov Kalimantan Timur menerapkan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak langsung pada sektor olahraga. Meski begitu, Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim tetap berkomitmen menyelenggarakan turnamen dengan modus pelaksanaan yang disesuaikan dengan keterbatasan dana.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan bahwa sejumlah event tetap dilaksanakan meski dengan format yang lebih ringkas.

“Kami tetap menggelar multi‑event, tapi dalam bentuk yang lebih efisien. Cabang bela diri, permainan, dan terukur kita sesuaikan penyelenggaraannya,” ujarnya.

Menurutnya, cabang olahraga bela diri seperti silat, karate, taekwondo, judo, anggar, dan gulat akan tetap menjadi bagian dari agenda kompetisi. Sementara cabang olahraga terukur atletik, panahan, renang, dayung, dan balap sepeda terpaksa ditiadakan karena pertimbangan biaya.

“Kami tetap menggelar multi‑even dari cabang bela diri, permainan, dan terukur kita sesuaikan penyelenggaraannya,” tambah Rasman.

Lebih lanjut, cabang olahraga permainan seperti basket, sepak bola, takraw, voli, tenis meja, dan bola tangan masih diprioritaskan dalam skema anggaran saat ini. Namun, Rasman menegaskan bahwa penyelenggaraannya dilakukan dengan alokasi dana yang jauh lebih terbatas.

“Cabang permainan seperti basket, sepak bola, takraw, voli, tenis meja dan bola tangan tetap kami selenggarakan. Hanya saja dengan anggaran yang sangat disesuaikan,” tuturnya.

Sepak bola menjadi perhatian khusus karena tingginya antusiasme dan jumlah peserta. Rasman menyebut bahwa menjaga kontinuitas cabor ini penting demi pembinaan dan kompetisi yang berkelanjutan di daerah.

“Sepak bola tetap mendapat ruang, mengingat antusiasme dan jumlah peserta yang tinggi,” tegas Rasman.

Strategi efisiensi tak hanya sebatas pengurangan anggaran, tetapi juga konsolidasi agenda. Beberapa kegiatan yang awalnya berjalan sendiri kini digabung agar lebih praktis dan efektif secara biaya.

“Kegiatan yang dulunya terpisah sekarang kami rangkum jadi satu rangkaian. Ini cara agar kegiatan tetap hidup meski anggaran tidak seperti tahun‑tahun sebelumnya,” ungkap Rasman.

Selain itu, Dispora Kaltim tengah mengeksplorasi alternatif pendanaan dengan melibatkan komunitas olahraga dan teknologi termasuk siaran langsung sebagai upaya mengurangi beban biaya penyelenggaraan.

Penerapan skema gabungan dan pengembangan model kolaboratif ini diharapkan menjaga semangat kompetisi dan pembinaan atlet lokal, sekaligus mencetak bibit baru yang berdaya saing tinggi di masa mendatang.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT