160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Pemuda Kaltim Diminta Keluar dari Zona Nyaman demi Era Bonus Demografi

Mardaretha, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur menilai bahwa bonus demografi harus dijadikan peluang bagi pemuda untuk siap bersaing di tingkat global, bukan malah menjadi beban pembangunan. Dalam sebuah seminar bertema “Peluang Bonus Demografi dan Tantangan Daya Saing Pemuda”, Dispora menekankan perlunya investasi serius dalam pembentukan karakter, penguatan kepemimpinan, serta peningkatan keterampilan teknis dan mental generasi muda.

“Kualitas manusianya yang harus kita bangun. Kalau tidak, justru bisa jadi beban,” ungkap Mardaretha, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim. Ia menambahkan bahwa regenerasi kepemimpinan di daerah tidak boleh terhenti. Pemuda harus diberikan kesempatan untuk tampil dan berani sejak dini, agar tidak gagap saat menghadapi tantangan nyata.

“Generasi kami akan selesai. Yang akan melanjutkan tongkat estafet pembangunan adalah pemuda hari ini. Tapi untuk bisa siap, mereka perlu dibekali dari sekarang – tidak hanya teori, tapi juga karakter dan ketangguhan,” lanjutnya.

Dispora Kaltim telah menyusun sejumlah strategi dengan menggandeng berbagai sektor, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas, hingga dunia usaha. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan kegiatan seperti seminar, pelatihan kewirausahaan, dan forum diskusi yang mendukung pengembangan kapasitas pemuda secara menyeluruh.

“Kita perlu ekosistem yang mendukung. Pemuda harus diberi panggung, tapi juga harus disiapkan agar tidak gugup ketika panggung itu datang,” tegas Mardaretha.

Kadispora juga mencermati kecenderungan generasi muda yang terlalu nyaman di zona aman mereka. Padahal, bonus demografi yang sedang dialami bangsa ini menuntut respons aktif dan kesiapan mental yang tinggi untuk meraih peluang global.

“Selama ini kita tidak sadar bahwa kita sudah masuk dalam fase bonus demografi. Ini harus disikapi dengan kesiapan, bukan sekadar bertahan di zona nyaman,” ujar Rusmulyadi, Kepala Sub-koordinator Kepemimpinan Dispora.

Menurutnya, hambatan terbesar yang harus dihadapi adalah rasa puas diri yang menahan pemuda untuk berkembang. Untuk itu, dorongan untuk tampil berani dan membangun kompetensi sangat penting.

“Pemuda perlu membuka diri, berani mengambil tantangan, dan membangun kompetensi agar mampu memberi kontribusi nyata untuk pembangunan daerah maupun nasional,” tambah Rusmulyadi.

Dispora berharap momen bonus demografi ini bisa menjadi titik balik yang strategis. Dengan program berkelanjutan dan sinergi lintas sektor, mereka bercita-cita melahirkan generasi baru pemimpin dari Kalimantan Timur.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT