
Divisi.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono, menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar sebagai pewaris peradaban.
Menurutnya, Festival Kreatif Pemuda Ramadan (FKPR) Ke‑2 bukan hanya sekadar ajang lomba, melainkan panggung untuk menunjukkan bahwa pemuda Kukar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan sopan santun.
“Saya berharap setiap pemuda dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bertukar ide dan membangun jaringan, sehingga dampak positifnya berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih jauh, Sunggono mengajak seluruh elemen masyarakat memaknai FKPR sebagai simbol persatuan dan semangat gotong royong.
“Mari kita jadikan Festival Kreatif Pemuda Ramadan Ke-2 ini sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong, serta sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat pemuda dalam berbagai bidang,” tutupnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan antusiasme tinggi peserta, FKPR Ke‑2 diharapkan mampu menumbuhkan semangat kreativitas dan kebersamaan di kalangan pemuda Kutai Kartanegara selama bulan suci ini.