160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Darlis: Tanpa Insentif, Sulit Bicara Mutu Pendidikan di Kaltim

Darlis Pattalongi, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – DPRD Kalimantan Timur menekankan pentingnya peningkatan insentif bagi tenaga pendidik sebagai langkah strategis dalam mendorong kemajuan kualitas pendidikan di daerah. Dorongan ini datang dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, yang menilai bahwa insentif guru berbanding lurus dengan mutu pembelajaran.

Menurut Darlis, tidak mungkin meningkatkan kualitas keilmuan dan profesionalisme guru apabila kebutuhan dasar mereka belum terpenuhi. Insentif, katanya, bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut semangat dan keberlanjutan peran guru dalam mendidik generasi muda.

“Insentif guru itu harus juga ditingkatkan. Karena bagaimanapun juga, bagaimana mungkin kita meng-upgrade kualitas keilmuannya, tapi kalau kelayakan hidupnya tidak ditingkatkan,” kata Darlis.

Ia menyebut bahwa masih banyak guru di Kalimantan Timur, terutama di daerah 3T dan status honorer, yang menghadapi tekanan finansial. Akibatnya, mereka kesulitan mengakses pelatihan, membeli sumber belajar, dan bahkan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Jadi salah satu cara meningkatkan kualitas tenaga pengajar kita, kualitas dosen kita, kualitas guru adalah meningkatkan kelayakan hidupnya,” tegasnya lagi.

Kajian dari Bank Dunia tahun 2022 menguatkan pernyataan tersebut, bahwa kompensasi layak bagi tenaga pengajar berkaitan langsung dengan efektivitas proses belajar-mengajar. Guru yang merasa dihargai cenderung lebih aktif berinovasi dan termotivasi untuk terus belajar.

Darlis juga mengingatkan bahwa insentif harus dirancang berdasarkan konteks wilayah dan kondisi kerja. Misalnya, beban kerja guru di daerah perbatasan tidak bisa disamakan dengan guru di perkotaan. Maka, kebijakan insentif berbasis wilayah dan beban kerja mutlak diperlukan.

Laporan dari Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) menyoroti bahwa guru dengan penghasilan rendah lebih rentan mengalami burnout, yang berdampak langsung pada absensi dan rendahnya kualitas interaksi pembelajaran.

Dengan mendorong peningkatan insentif, DPRD Kaltim berharap pemerintah provinsi mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih manusiawi bagi guru, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pendidikan secara menyeluruh di Kalimantan Timur.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT