160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Refleksi Pemuda di Harkitnas: Seruan Damayanti untuk Kesadaran Kolektif

Damayanti, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim.
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Di tengah gegap gempita peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Ketua Fraksi PKB sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, mengajak pemuda untuk menengok ke dalam makna sejati momentum bersejarah ini. Dalam wawancara yang disampaikan di gedung DPRD Kaltim, ia menekankan bahwa tanpa kesadaran kolektif dan pendidikan bermutu, semangat kebangkitan hanyalah gema kosong.

Sebagai sosok yang telah malang melintang di kancah legislatif provinsi, Damayanti membuka wawasan audiens dengan mengupas tantangan nyata di lapangan. Menurutnya, generasi muda kerap terjebak dalam euforia seremonial tanpa benar-benar memahami akar nilai yang hendak dirayakan.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi peran pendidikan sebagai pondasi utama. Tanpa kualitas dan pemerataan akses belajar, bangsa ini berisiko berhenti di garis start selama “kebangkitan” hanya diperingati di hari tertentu saja.

“Hari ini kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Semoga ini menjadi momen refleksi diri, khususnya bagi generasi muda, untuk memahami betul pentingnya pendidikan serta menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Damayanti.

Menurutnya, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan kunci membuka wawasan kritis. Tanpa kurikulum yang inklusif dan guru yang terlatih, kesenjangan sosial malah kian melebar, memupus asa kebangkitan sejati.

Nilai persatuan dan kesatuan pun tak luput dari sorotannya. Ia mengingatkan bahwa keberagaman Indonesia termasuk di Kaltim yang dihuni puluhan suku harus dirawat melalui tindakan konkrit, bukan retorika kosong.

Damayanti menolak pandangan yang mematok Harkitnas sebagai ritual tahunan semata. Baginya, momentum ini adalah panggilan untuk menyalakan kembali semangat kebangsaan dan memperkuat ikatan antar generasi.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Fraksi PKB, Damayanti pun memetakan arah perjuangan fraksinya yaitu dengan mendorong kebijakan pendidikan merata dan inklusif dari pelosok perdesaan hingga kawasan pesisir.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder terkait demi sistem pendidikan yang adil serta semangat kebhinekaan yang kokoh,” tambahnya.

Damayanti mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama kaum muda untuk meneguhkan gotong royong sebagai senjata ampuh menghadapi tantangan zaman dari krisis iklim hingga transformasi digital.

Dengan pijakan kuat pada nilai-nilai Harkitnas, ia percaya bahwa Kaltim akan tumbuh bukan hanya sebagai provinsi penghasil sumber daya, tetapi juga sebagai barometer intelektual dan persatuan di Indonesia Timur.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT