160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Iklan

Regenerasi Budaya Tak Terputus, ISBI Kaltim Siap Cetak Talenta Baru

Sarkowi V Zahry, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim
750 x 100 AD PLACEMENT

Divisi.id – Kalimantan Timur kini memiliki tonggak baru dalam dunia seni dan budaya dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) pendirian Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI). Lembaga ini diyakini menjadi sarana penting dalam memastikan regenerasi seniman dan budayawan daerah tak terputus.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, menyambut baik kehadiran ISBI sebagai lembaga pendidikan tinggi yang fokus pada pengembangan seni dan budaya lokal. Ia menilai ini sebagai langkah monumental untuk memperkuat ekosistem kebudayaan daerah.

“Sekarang ISBI di Kaltim sudah keluar SK-nya, sehingga ada kepastian kelembagaan,” ujar Sarkowi.

Menurutnya, kehadiran ISBI harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menjaring generasi muda agar mau menekuni seni dan budaya, termasuk melalui skema pendidikan tanpa biaya. Hal ini penting untuk memastikan keberlangsungan nilai-nilai budaya di masa depan.

“Lewat program gratis POL, anak-anak muda bisa belajar seni dan budaya tanpa biaya,” jelasnya.

Program pendidikan seni tanpa biaya dianggap sebagai solusi inklusif yang membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi. Dengan begitu, seni tidak hanya menjadi konsumsi kalangan elit, tetapi bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Sarkowi menekankan bahwa regenerasi budayawan adalah bagian penting dari strategi pemajuan kebudayaan. Tanpa dukungan pendidikan, maka akan sulit menghasilkan penerus yang berkualitas dan mampu menjaga warisan budaya daerah.

ISBI diharapkan juga menjadi pusat riset dan inovasi dalam bidang seni, sekaligus sebagai tempat kolaborasi lintas daerah maupun negara. Hal ini selaras dengan semangat Kalimantan Timur sebagai tuan rumah berbagai forum budaya berskala internasional.

“Ini penting, agar regenerasi budayawan dan sastrawan tidak terputus,” lanjut Sarkowi.

Kelembagaan ISBI juga membuka peluang kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan komunitas budaya, baik lokal maupun internasional. Dengan tata kelola yang baik, ISBI bisa menjadi penggerak utama ekosistem seni di Kaltim.

DPRD Kaltim pun menyatakan akan mengawal proses pembangunan dan pengembangan ISBI, baik dari sisi kelembagaan maupun dukungan anggaran. Menurut Sarkowi, keberhasilan ISBI adalah cermin keberhasilan daerah dalam melestarikan jati diri budayanya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terbaru
930 x 180 AD PLACEMENT